PROBLEMATIKA HADIS DAN ‘ULŪMUL HADĪS

Mukhlis Mukhtar

Sari


This article describes the problems of hadith and the science of hadith.From the results of the assessment can be understood hadith is any speech, deeds, taqrir, and the exposures are leaning to the Holy Prophet, being the science of hadith is the science which deals with the ways junction hadith to the Prophet. Interms of knowing the narrator matters, regarding to the late-dhabit and justice, and in terms of connecting or breaking sanad.Hadith studies stagnation caused by: a. The issue of authenticity of hadith; b.Determination of justice hadith scholars of the companaons; c. Existence of books of Rijal al-Hadith; d. Stigma ingkar sunnah. There ara two things need to be dane in order to develop the study of hadith, the first related to the stady of hadith texts and the second related to the technical issues of teaching hadith.

Artikel ini menguraikan tentang problematika hadis dan ilmu hadis. Dari hasil uraian tersebut dapat dipahami bahwa hadis adalah ucapan, perbuatan, taqrir, dan hal-ikhwal Nabi saw., sedangsedang ilmu hadis adalah pengetahuan yang membahas tentang cara-cara persambungan hadis sampai kepada Rasulullah saw. dari segi mengetahui hal-ikhwal para periwayatnya, menyangkut ke-dābitan dan keadilannya, dan dari segi tersambung atau terputusnya sanad.Stagnasi hadis dan ilmu hadis disebabkan oleh: a. Problem otentisitas hadis; b. Penetapan ulama hadis terhadap keadilan sahabat; c. Eksistensi kitab-kitab rijāl al-hadīs; dan d. Stigma ingkar sunah.Ada dua hal yang perlu dilakukan dalam mengembangkan studi hadis, yang pertama adalah kajian terhadap teks hadis dengan metode dan pendekatan dari berbagai ilmu dengan tidak terpaku pada ilmu rijāl hadissaja dan yang kedua mengembangkan teknis pengajaran hadis dengan paradigma baru.


Teks Lengkap:

Tidak berjudul

Referensi


Abu Amr Usman ibn Abdurrahman al-Syahzawari (yang lebih dikenal dengan Ibn Salah), Muqaddimah Ibn Salah fī ‘Ulūm al-Hadis. Baerut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1989 M./1409 H.

Ahmad Warson Munawwir, Kamus al-Munawwir. Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.

Alaluddin Rahmat, Pemahaman Hadis: Perspektif Historis, dalam Yunahar Ilyas dan M. Mas’ud (Ed), Pengembangan Pemikiran terha-dap Hadis.Jogjakarta: LPPI UMY, 1996.

Alfatih Suryadilaga, Metodologi Syarah Hadis Era Klasik hingga Kontem-porer (Potret Konstruksi Metodo-logi Syarah Hadis) Cei. I; Yogyakarta: Suka-Press UIN Sunan Kalijaga, 2012.

Ali Mustafa Yaqub, Kritik Hadis. Cet. IV; Jakarta: Pustaka Firdaus, 2004.

Amin Abdullah, Sumbangan Keilmuan Islam untuk Peradaban Global, http://aminabd.wordpress.com/category/tulisan-2008

Bustamin dan M. Isa H.A. Salim, Metodologi Kritik Hadis.Cet. I; Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2004.

Daniel Juned, Ilmu Hadis: Paradigma Baru dan Rekonstruksi Ilmu Hadis. Jakarta: Erlangga, 2010.

Departemen Agama RI., Al-Qur’an dan Terjemahnya. Semarang: Toha Putra, 2011.

Ibnu Hajar al-Asqalaniy, Kitab al-Isābah fī Tamyiz al-Sahabah, Juz I. Baerut: Dar al-Fikr, 1978.

Idri, Studi Hadis. Cet. I; Jakarta: Kencana, 2010.

Jalaluddin Abd. Rahman ibn Abi Bakr al-Suyuti, Tadrib al-Rawi fi Syarh Taqrib al-Nawawi, Jilid I. Baerut: Dar al-Fikr, 1988.

M. Abdurrahman, Pergeseran Pemikiran Hadis: Ijtihad al-Hakim dalam menentukan Status Hadis.Jakarta: Paramadina, 2000.

M. Syuhudi Ismail, Hadis Nabi menurut Pembela, Pengingkar dan Pemalsunya.Cet. I; Jakarta: Gema Insani Press, 1995.

_______, Pengantar Ilmu Hadis.Cet. II; Bandung: Angkasa, 1991.

Mahmud al-Thahhan, Taisir Mus}t}alah al-Hadis.Baerut: Dar al-Qur’an al-Karim, 1979.

Mansyur dkk, Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis.Yogyakarta: Teras, 2007.

Muhammad ‘Ajjaj al-Khatib, Al-Sunnah Qabla al-Tadwin. Baerut: Dar al-Fikr, 1971 M.

Muhammad al-Sabbag, Al-Hadis al-Nabawi. Riyad: Al-Maktabah al-Islami, 1972 M/1392 H.

Muhammad Mahfud ibn Abdillah al-Tirmizi, Manhaj Zawi al-Nazar.Baerut: Dar al-Fikr 1974

Nawir Yuslem, Ulumul Hadis. Cet. I; Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 2001.

Sa’dullah Assa’idi, Hadis-Hadis Sekte. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Subhi al-Saleh, Membahas Ilmu-Ilmu Hadis.Jakarta: Pustaka Firdaus, 1993.

Utang Ranuwijaya, Ilmu Hadis.Cet. I; Jakarta: Gaya Media Pratama, 1996.

Yunahar Ilyas dan M. Mas’udi (Ed.) Pengembangan Pemikiran ter-hadap Hadis.Jogjakarta: LPPI UMY, 1996.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.