PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR

Ahmad Badwi

Sari


Motive is something that resides in the individual who encourages to do something to achieve a goal or impulse that makes someone do an activity that has a specific purpose. While learning achievement is the result achieved by someone after making learning changes, both at school and outside of school. Generating motivation in several ways, namely; understanding benefits, setting goals, creating a comfortable atmosphere, getting advice or suggestions from others in learning, getting positive suggestions from others, accepting motivation from the right motivator, avoiding things that can weaken motivation, strengthening self-suggestion, completing various facilities needed to support learning activities, and instilling awareness that learning is an activity that can be classified as worship. Motivation and learning are two things that influence each other. Learning is a change in behavior that is relatively permanent and potentially occurs as a result of reinforcement based on the goal of achieving certain goals. While motivation is one of the important factors that influence learning and learning achievement. So that the higher the motivation you have, the more active your motivation will be and the learning frequency will increase.

Motif merupakan sesuatu tenaga yang berada pada diri individu yang mendorong untuk berbuat mencapai suatu tujuan atau dorongan jiwa yang membuat seseorang melakukan suatu kegiatan yang memiliki tujuan tertentu. Sedangkan prestasi belajar adalah hasil yang dicapai oleh seseorang setelah melakukan perubahan belajar, baik di sekolah maupun diluar sekolah. Membangkitkan motivasi dengan beberapa cara yakni; memahami manfaat, menetapkan tujuan, menciptakan suasana yang nyaman, mendapatkan nasehat atau saran dari orang lain dalam belajar, mendapatkan sugesti positif dari orang lain, menerima pembangkitan motivasi dari motivator yang tepat, menghindari hal-hal yang bisa melemahkan motivasi, memperkuat self sugesti, melengkapi berbagai fasilitas yang diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar, dan menanamkan kesadaran bahwa belajar merupakan kegiatan yang bisa digolongkan sebagai ibadah. Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar merupakan perubahan tingkah laku yang relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sementara motivasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi belajar dan prestasi belajar. Sehingga semakin tinggi motivasi yang dimiliki maka akan mendorong lebih giat lagi dan frekuensi belajarnya menjadi semakin meningkat.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adi, Isbandi Rukminto. Psikologi, peker-jaan sosial, dan ilmu Kesejahte-raan Sosial: Dasar-dasar pemiki-ran. Jakarta: Grafindo Persada, 1994.

Ahmadi, Abu dan Widodo Supriyono. Psikologi Belajar. Cet. I Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1991.

Arifin,M. Pengaruh Implementasi Fungsi-fungsi Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Kinerja Guru dan Peserta didik Madrasah Dasar. Yogyakarta: PPs UMY, 2002

Daradjat, Zakiah dkk, Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Cet. I; Jakarta: Bumi Aksara,1995

___________, Ilmu Pendidikan Islam, Cet. X; Jakarta: PT. Bumi Aksara; 2012.

Darmadi, Hamid. Kemampuan Dasar mengajar; Landasan konsep dan Implementasi, Bandung: CV. Alphabet, 2010.

Dimyati dan Mudjiono. Belajar dan Pem-belajaran. Cet I; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1999.

Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswin Zein. Strategi Belajar Mengajar. Cet. III; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2006

Gates, Arthur J. Et. Al Educational Psycho-logy New York: The Macmillan Company, 1954.

Greenberg, W.A Psikologi Sosial. Bandung: PT. Erisco, 1996.

Greenberg,, Jerald. Managing Behaviors in Organizations. Newyork: Prentice Hall, 1996

Hamalik, Oemar, Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Cet. VIII; Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2009

http://www.cara-membangkitkan-motivasi-belajar-dan-motivasi-kerja-390580.html

al-Mahalli, Jalaluddin dan Jalaluddin al-Suyuti, Tafsir Jalilain. Beirut-Libanon: Dar al-Ma’rifah. 1995-1416.

Maslow, Abraham H. Motivation and Per-sonality. New York: Herper & Row Publisher, 1970

Nata, Abuddin, Tafsir Ayat-ayat Pen-didikan, Cet III; Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2009

RI, Departemen Agama. Al-Qur’anul Karim Terjemah dan Tajwid Berwarna disertai Tafsir Ringkas Ibnu Katsir. Jakarta; Jabal Raudhotul Jannah, 2009

Rusman. Model-model Pembelajaran. Cet. III; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2011.

Sanjaya, Wina. Kurikulum dan Pembelajaran: “Teori dan Praktek Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)”. Cet. III; Jakarta: 2010.

Sarwono, Sarwito Wirawan. Pengantar Umum Psikologi. Cet. II; jakarta: Bulan Bintang, 1982.

Sukmadinata dan N. Syaodih. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003

Suryabrata, Sumadi. Psikologi Pendidikan. Jakrta: Rajawali, 1984.

_________,Psikologi Pendidikan. Cet. XI: Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2002.

Syah,Muhibbin. Psikologi pendidikan dengan Pendekatan Batu. Cet. XIV, Bandung: Rosdakarya, 2008

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ed. 3 Cet. II; Jakarta: Balai Pustaka,2002

Uno, Hamza B, Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Cet. VI; Jakarta: Balai Pustaka, 2010.

Woolfolk, Anita E.,dan Loraine McCune-Nicolish. Mendidik Anak-anak bermasalah (Psikologi Pembelaja-ran II). Cet. I; Jakarta: Inisiasi Press, 2004


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.