UKURAN PARTIKEL DAN KONSENTRASI KOAGULAN SERBUK BIJI KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN PERSENTASE COD DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU

Andi Haslinah

Abstract


Biji kelor mempunyai banyak manfaat, salah satunya dapat berfungsi sebagai koagulan untuk mengeloh air limbah cair. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel koagulan, konsentrasi dan lama pengendapan terhadap hasil proses koagulasi dan flokulasi limbah cair industri tahu. Pengukuran COD dilakukan dengan spektrofotometer. Dalam menganalisis data digunakan persentase penurunan COD. Hasil yang diperoleh menunjukkan ukuran partikel koagulan yang efektif untuk memperbaiki kualitas limbah cair industri tahu yaitu 120 mesh. Konsentrasi dan lama pengendapan optimum COD, diperoleh pada konsentrasi 4000 mg/L dengan waktu pengendapan 45 menit. Sedangkan Konsentrasi optimum untuk memperbaiki kualitas limbah cair industri tahu berdasarkan COD adalah konsentrasi 4000 mg/L dengan persentase penurunan berturut-turut sebesar 70,2%, 86,4% dan 61,2%, 78,6%. Kesimpulan dari penelitian bahwa Koagulan serbuk biji kelor (Moringa oleifera) dapat memperbaiki kualitas limbah cair industri tahu, bahan baku yang mudah diperoleh.


Keywords


Kelor; Koagulan; COD; Limbah Cair.

Full Text:

PDF

References


Bangun, A. R., Aminah, S., Hutahaean, R. A., & Ritonga, M. Y. (2013). Pengaruh Kadar Air, Dosis Dan Lama Pengendapan Koagulan Serbuk Biji Kelor Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Teknik Kimia USU.

Haslinah, A. (2016). Optimalisasi Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Koagulan Untuk Menurunkan Turbiditas dalam Limbah Cair Industri Tahu. ILTEK Journal, 11, 1629–1633.

Irmayana, I., Hadisantoso, E. P., & Isnaini, S. (2017). Pemanfaatan Biji Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Koagulan Alternatif dalam Proses Penjernihan Limbah Cair Industri Tekstil Kulit. Jurnal Istek.

Nursyamsi, D., Artanti, R., Kurnia, A., & Hindarwati, Y. (2011). Efektivitas koagulan dan adsorben alami dalam pengolahan limbah cair elektroplating tercemar logam berat karsinogenik. Teknik Hidraulik, 2(1), 1–96.

Riko Putra, Buyung Lebu, MHD Darwis Munthe, & Ahmad Mulia Rambe. (2013). Pemanfaatan Biji Kelor Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Limbah Cair Industri Tahu Dengan Menggunakan Jar Test. Jurnal Teknik Kimia USU. https://doi.org/10.32734/jtk.v2i2.1435

Sari, M. (2018). Optimalisasi Daya Koagulasi Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) Pada Limbah Cair Industri Tahu. AGRITEPA: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian. https://doi.org/pemanfaatan serbuk biji kelor sebagai koagulan dalam menurunkan BOD, COD pada limbah cair industri tahu

Setyawati, H., LA, S. S., & Andjar Sari, S. (2019). Penerapan Penggunaan Serbuk Biji Kelor Sebagai Koagulan Pada Proses Koagulasi Flokulasi Limbah Cair Pabrik Tahu Di Sentra Industri Tahu Kota Malang. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri. https://doi.org/10.36040/industri.v8i1.669

Yuliastri, I. R. (2010). Penggunaan serbuk biji kelor (moringa oleifera) sebagai koagulan dan flokulan dalam perbaikan kualitas air limbah dan air tanah. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Sains Dan Teknologi, 2010.




DOI: https://doi.org/10.47398/iltek.v15i01.510

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Terindeks di :

google scholar – E-Bulletin Akbid Griya Husada Surabaya          

Index of /public/site/images/nikenfebrina 

 

Apa itu DOI pada naskah jurnal ilmiah - Info Dosen Blog

  

 WorldCat - Wikipedia   

News

Welcome to ROAD | ROAD

 

Download HD Member In - Scilit Logo Transparent PNG Image - NicePNG.com

Bielefeld Academic Search Engine | Journal of Sustainable Engineering:  Proceedings Series

 

 

Crossref Similarity Check logo View My Stats Free counters! HTML hit counter - Quick-counter.net