. Uji Teratogenik Ekstrak Etanol Jahe Emprit (Zingiber officinale var. Amarum) pada Mencit (Mus musculus)
Teratogenic Test of Ethanol Extract Ginger Emprit (Zingiber officinale var. Amarum) in Mice (Mus musculus)
Abstract
Teratogenik adalah perubahan dalam formasi sel, jaringan, dan organ yang disebabkan oleh perubahan fisiologis dan biokimia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek teratogenik ekstrak etanol jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum) pada mencit (Mus musculus). Penelitian dilakukan dengan metode ekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, dan uji teratogenik menggunakan 16 ekor mencit yang dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3 betina dan 1 jantan. Kelompok I sebagai kontrol negatif, diberi Na-CMC 1% sedangkan kelompok II, III, dan IV diberi ekstrak etanol jahe emprit dengan dosis masing-masing 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Semua kelompok diberikan ekstrak dari hari ke-1 hingga hari ke-7 masa kebuntingan dan dilakukan pembedahan pada hari ke-18. Hasil penelitian untuk semua kelompok menunjukkan bahwa pada organ fetus mencit, menghasilkan formasi yang 100% lengkap. Ekstrak etanol jahe emprit dengan dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB tidak menyebabkan efek teratogenik.
Downloads
Published
Versions
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Farmasi dan Bahan Alam : FARBAL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
