Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS
<p>Journal Title: Journal of Communication Sciences (JCoS)<br />ISSN: 2654-8755 (online) <br />DOI Prefix: Prefix 10.55638 2 by Crossref <br />Publisher: Communication Sciences Study Program, Universitas Islam Makassar<br />Frequency: 2 issues per year (April and October)</p> <p>Journal of Communication Sciences (JCoS) was established in 2018 and is published twice a year; in April and October. In 2025, the journal has been accredited based on the Ministry of Higher Education, Science, and Technology decree No: 10/C/C3/DT.05.00/2025</p> <p>This journal publishes original academic research on the main topics in communication studies, we welcome academics that would like to contribute to the sub-topic of communication studies including mass media studies, new media studies, film studies, interpersonal communication studies, group communication studies, organization communication studies, political communication studies, public relations studies, etc.</p>Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIMen-USJournal of Communication Sciences (JCoS)2654-8755<ul class="license-properties col-md-offset-2 col-md-8" dir="ltr"> <li class="license by"> <p><strong>Attribution</strong> — You must give <a id="appropriate_credit_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" data-original-title="">appropriate credit</a>, provide a link to the license, and <a id="indicate_changes_popup" class="helpLink" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" data-original-title="">indicate if changes were made</a>. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.</p> </li> <li class="license by"> <p><strong style="font-size: 0.875rem;">NonCommercial</strong><span style="font-size: 0.875rem;"> — You may not use the material for </span><a id="commercial_purposes_popup" class="helpLink" style="background-color: #ffffff; font-size: 0.875rem;" tabindex="0" title="" href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" data-original-title="">commercial purposes</a><span style="font-size: 0.875rem;">.</span></p> </li> </ul>Uses & Gratifications pada @basudewa_wear dalam Mengenalkan Budaya Endek Lokal Bali
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/1980
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana audiens memaknai konten akun Instagram @basudewa_wear dalam mengenalkan budaya endek lokal Bali melalui perspektif <em>Uses & Gratifications</em>. Latar belakang penelitian ini muncul dari rendahnya tingkat keterlibatan audiens meskipun akun secara konsisten memproduksi konten. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik sekaligus pengelola akun, kreator konten, serta pengikut aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi audiens sesuai dengan delapan tipologi <em>Uses & Gratifications</em>, yaitu <em>passing time, companionship, escape, enjoyment, social interaction, relaxation, information,</em> dan <em>excitement</em>. Audiens tidak hanya memperoleh informasi dan edukasi mengenai kain endek, tetapi juga hiburan, relaksasi, serta kebanggaan terhadap budaya lokal. Komunitas “Teman Ngantor” turut memperkuat interaksi sosial dan identitas kolektif, sementara partisipasi Basudewa dalam kegiatan seperti <em>fashion show</em> meningkatkan daya tarik dan legitimasi budaya endek di ruang publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, dapat menjadi sarana strategis dalam promosi budaya lokal bila dikemas kreatif, edukatif, dan interaktif. Rekomendasi penelitian ini ditujukan bagi pelaku usaha budaya dan institusi pendidikan agar lebih aktif memanfaatkan media digital dalam mendukung pelestarian kain endek Bali.</p>Made Ari Premayanti PremayantiAnak Agung Mia Intentilia
Copyright (c) 2025 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-072026-04-0782819210.55638/jcos.v8i2.1980Komunikasi Digital Humas Perumda Tirta Musi Palembang Unit Karang Anyar dalam Meningkatkan Transparansi Publik melalui Call Center guna Merespon Pelayanan Masyarakat
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/2121
<p>Komunikasi digital pemerintah dalam meningkatkan informasi dan reaksi layanan. Perumda Tirta Musi Palembang, sebagai sebuah badan usaha milik daerah yang menyediakan layanan air bersih, menghadapi tantangan besar dalam menjaga keterbukaan, akuntabilitas, dan respons terhadap warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi digital yang dilakukan oleh humas Perumda Tirta Musi, khususnya unit Karang Anyar, dalam memaksimalkan call center sebagai alat untuk keterbukaan publik dan respons terhadap layanan masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahapan pengurangan data, penyajian data, serta penarikan dan pemastian kesimpulan. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi organisasi serta teori komunikasi dua arah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa call center Tirta Musi menjadi bagian dari strategi komunikasi digital humas sebagai saluran utama untuk pengaduan, informasi, dan edukasi publik. Komunikasi digital ini memperkuat keterbukaan dengan memberikan informasi terkini tentang infrastruktur (seperti perbaikan pipa dan pemadaman) serta merespons dengan cepat keluhan dari masyarakat, yang terlihat dalam kasus perbaikan darurat kebocoran pipa serta pemadaman air.</p>Diana RamadaniTry RejekiAditia Fiqri Andriano
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-072026-04-0782939810.55638/jcos.v8i2.2121Analisis Strategi Komunikasi Politik Ady Mahyudi dalam Pilkada Kabupaten Bima Berdasarkan Pemberitaan Media Sosial
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/99-112
<p>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik yang diterapkan oleh Ady Mahyudi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima tahun 2024 berdasarkan pemberitaan media massa. Komunikasi politik menjadi elemen penting dalam proses kampanye karena berperan dalam membentuk persepsi publik, menyampaikan visi dan misi kandidat, serta memobilisasi dukungan pemilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan ky analisis isi terhadap pemberitaan media massa yang meliput kegiatan kampanye dan aktivitas politik pasangan Ady Mahyudi–Irfan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik yang digunakan meliputi pemanfaatan berbagai saluran komunikasi seperti media massa, komunikasi tatap muka, serta kegiatan kampanye berbasis masyarakat. Selain itu, pesan politik yang disampaikan menekankan isu-isu lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti sektor pertanian, pembangunan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Strategi komunikasi yang bersifat partisipatif, dialogis, dan berorientasi pada kedekatan dengan masyarakat dinilai mampu membangun kepercayaan publik dan memperkuat dukungan politik. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi antara komunikasi langsung dengan masyarakat dan pemanfaatan media massa menjadi faktor penting dalam keberhasilan strategi komunikasi politik pada Pilkada Kabupaten Bima 2024.</p> <p>Kata Kunci: komunikasi politik, strategi komunikasi, Pilkada, media massa, Kabupaten Bima</p> <p> </p>Yuyun Putri PutriMuhammad AkbarAlem Febri Sonni
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-212026-04-218210.55638/jcos.v8i2.2199Strategi KPID Sumatera Selatan dalam Menumbuhkan Komitmen dan Loyalitas Mitra Penyiaran di Kota Palembang
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/2110
<p>Perkembangan industri penyiaran yang semakin dinamis menuntut Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan dengan mitra penyiaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi KPID Sumatera Selatan dalam menumbuhkan komitmen dan loyalitas mitra penyiaran di Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi komisioner dan staf KPID Sumatera Selatan yang terlibat langsung dalam pembinaan dan pengawasan penyiaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID Sumatera Selatan menerapkan pola komunikasi yang langsung, responsif, dan adaptif dengan memadukan komunikasi formal, komunikasi langsung, serta pemanfaatan media digital. Strategi komunikasi dilakukan melalui pengawasan yang disertai pembinaan, dialog klarifikatif, sosialisasi regulasi, kerja sama kelembagaan, serta pemberian penghargaan melalui Program Anugerah Penyiaran. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman regulasi, membangun komitmen, dan memperkuat loyalitas mitra penyiaran. Penelitian ini merekomendasikan agar KPID terus mengembangkan komunikasi strategis yang dialogis dan partisipatif guna menjaga keberlanjutan ekosistem penyiaran yang sehat dan bertanggung jawab.</p>Wahyu Saputra PratamaAhmad Sulistyo DarmaisZulpan Ghifari ArfanandaRina Pebriana
Copyright (c) 2025 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-072026-04-0782110118Strategi Komunikasi Humas Dinas Pertanian Sumatera Selatan dalam Mempertahankan Citra Program Pertanian Berkelanjutan
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/2119
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi kehumasan yang diterapkan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya menjaga citra program pertanian berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Informan penelitian melibatkan tiga kelompok yang berperan langsung dalam proses komunikasi publik, yaitu pihak Humas DPTPH Provinsi Sumatera Selatan, bidang penyuluh pertanian, serta petani sebagai penerima manfaat program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, pengamatan langsung terhadap aktivitas penyuluhan dan sosialisasi program, observasi pengelolaan akun media sosial resmi DPTPH, serta telaah dokumen berupa laporan kegiatan dan materi publikasi digital. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis mengacu pada Teori Citra Frank Jefkins yang berpandangan bahwa citra organisasi terbentuk melalui komunikasi yang berlangsung secara konsisten, memiliki kredibilitas, dan berkesinambungan, serta tercermin dalam empat dimensi citra, yakni citra bayangan, citra yang berlaku, citra yang diharapkan, dan citra majemuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi langsung melalui kegiatan penyuluhan berperan signifikan dalam membangun kepercayaan petani, sedangkan pemanfaatan komunikasi digital masih belum berjalan optimal sehingga memunculkan perbedaan persepsi di kalangan publik. Hasil ini menegaskan bahwa kesesuaian antara komunikasi internal organisasi dan respons publik eksternal menjadi faktor penting dalam memperkuat citra program pertanian berkelanjutan.</p> <p> </p>Patimah HoirunnisaReno Dwi Nugraha
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-072026-04-078212213110.55638/jcos.v8i2.2119Hambatan Komunikasi Organisasi Publik dalam Penurunan Stunting: Analisis Implementasi Program Gizi di Sulawesi Selatan
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/2186
<p>Penelitian ini menganalisis hambatan komunikasi organisasi publik dalam penurunan stunting melalui program gizi di Sulawesi Selatan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengungkap hambatan internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat dan staf pada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan dan dokumentasi kebijakan program gizi. Temuan menunjukkan hambatan internal berupa keterbatasan sumber daya manusia, bahasa, dan akses internet yang kurang. Hambatan eksternal mencakup rendahnya literasi gizi masyarakat, keterbatasan ekonomi rumah tangga, serta kesadaran masyarakat yang masih kurang. Analisis menunjukkan hambatan eksternal lebih dominan menghambat adopsi perilaku gizi optimal. Temuan ini mempertegas urgensi penguatan komunikasi organisasi publik melalui pendekatan partisipatif, peningkatan kapasitas SDM, serta penggunaan media komunikasi yang adaptif terhadap konteks lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah pada literatur komunikasi organisasi publik dalam konteks penurunan stunting yang masih terbatas kajiannya.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Hambatan Komunikasi, Organisasi Publik, Implementasi Program, Ketahanan Pangan, Stunting</p>Nurhiqmah NurhiqmahNahdiana Nahdiana
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-102026-04-1082132138Dari Ruang Digital ke Ruang Publik: Representasi Kemarahan Publik dalam Podcast Bocor Alus Politik
https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/JCoS/article/view/2164
<p>Penelitian ini menganalisis bagaimana podcast Bocor Alus Politik merepresentasikan kemarahan publik terhadap kekuasaan di ruang digital dan transformasinya ke wacana publik yang lebih luas. Menggunakan analisis framing Robert Entman, penelitian mengkaji episode “Kemarahan Publik terhadap Kekuasaan” yang disiarkan 30 Agustus 2025. Metode analisis konten kualitatif diterapkan pada transkrip podcast dan respons audiens di ruang publik digital. Temuan mengungkapkan podcast membingkai kemarahan melalui empat elemen: (1) pendefinisian masalah sebagai arogansi elite dan pemutusan aspirasi rakyat, terbukti dari data kenaikan tunjangan DPR 658 juta rupiah per bulan; (2) interpretasi kausal pada sistem oligarki politik dan perilaku elite sistematis; (3) evaluasi moral melegitimasi kemarahan sebagai respons demokratis yang diperlukan; dan (4) rekomendasi pengawasan publik berkelanjutan dan perlindungan hak berdemonstrasi. Podcast berfungsi sebagai counter-public sphere dengan narasi alternatif berbeda dari framing media mainstream. Resonansi audiens terlihat melalui komentar yang mengadopsi framing serupa dan menggunakan hashtag mobilisasi seperti #ResetIndonesia. Penelitian berkontribusi pada pemahaman peran podcast dalam wacana politik Indonesia, khususnya mentransformasi kemarahan digital menjadi ekspresi publik kolektif dan memperkuat demokrasi partisipatif.</p>Muh. Medriansyah Putra KartikaMuhammad Ihlasul AmalEka Kurnia Syawaliyah Subagio
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-04-122026-04-128213915210.55638/jcos.v8i2.2164