PENGARUH VARIASI KONSENTRASI NaOH TERHADAP MUTU TEPUNG KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT Eucheuma Cottoni DI PT. BIOTA LAUT GANGGANG PINRANG
THE EFFECT OF VARIATIONS IN NaoH CONCENTRATION ON THE QUALITY OF CARRAGEENAN FLOUR FROM EUCHEUMA COTTONI SEAWEED AT PT. BIOTA LAUT GANGGANG PINRANG
DOI:
https://doi.org/10.59638/ajocest.v2i1.1457Keywords:
Rumput Laut Eucheuma cottoni, Karagenan, Natrium Hidroksida, FTIR, Eucheuma cottoni; Karagenan; Natrium Hidroksida; FTIRAbstract
Rumput laut jenis Eucheuma cottoni merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karagenan yang berupa senyawa polisakarida. Karagenan banyak digunakan dalam industri pangan maupun non pangan sebagai pengemulsi, penstabil maupun gelatasi. Karagenan merupakan getah dari rumput laut yang diekstraksi dengan pelarut alkali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi NaOH terhadap mutu tepung karagenan dari rumput laut Eucheuma cottoni. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi ekstraksi menggunakan pelarut NaOH dengan variasi konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8% dan 10% dan uji karakteristik karagenan meliputi analisis menggunakan Fourier Transform Infra Red (FTIR), uji kadar air, uji kadar abu, uji viskositas dan uji kekuatan gel. Hasil analisis karakteristik gugus fungsi menggunakan FTIR menunjukkan adanya ikatan O-H gugus hidroksil pada pita serapan 3446, 79 cm-1, ikatan S=O gugus ester sulfat pada pita serapan 1261, cm-1, ikatan glikosidik pada 1068,56 cm-1, ikatan C-O gugus 3,6 anhidrogalaktosa pada 927,76 cm-1 dan gugus fungsi galaktosa-4-sulfat pada 846,75 cm-1. Hasil interpretasi data spektrum FTIR disimpulkan bahwa karagenan yang diperoleh dari rumput laut Eucheuma cottoni paling dekat dengan kappa karagenan. Hasil analisis pengujian mutu karagenan menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH berpengaruh terhadap mutu tepung karagenan. Semakin tinggi konsentrasi NaOH yang digunakan maka mutu tepung karagenan yang dihasilkan semakin baik. Mutu tepung karagenan terbaik yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah perlakuan dengan konsentrasi 8% dengan nilai kadar air sebesar 5,62%, kadar abu 18,75%, viskositas 509 cP, dan kekuatan gel 690 dyne/cm2. Hasil uji karakterisasi tepung karagenan yang diperoleh memenuhi standar sesuai FAO dan standar yang ditetapkan secara komersil.
References
Amin A, 2023. Pengaruh Solvent Air Kelapa dan NaOH pada Waktu Maserasi terhadap Mutu Karagenan Eucheuma cottoni. Skripsi. Politeknik ATI Makassara, Jurusan Teknik Kimia Mineral
Ega, L.; Lopulalan, C. G. C. & Meiyasa, F., 2016. Kajian Mutu Karagenan Rumput Laut Eucheuma cottoni Berdasarkan Sifat Fisiko-Kimia pada Tingkat Konsentrasi Kalium Hidroksida (KOH) Yang Berbeda. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(2).
Gaspersz, N.; Tanasale, M. F. J. D. P.; Malle, D.; Kafara, Z. A. 2025. Isolation of Carrageenan from Eucheuma Cottonii by Variying Alkaline Solutions. Indo. J. Chem. Res. 12, 190-197.
Hikmah, 2015. Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Komoditas Rumput Laut E. cottoni untuk Peningkatan Nilai Tambah di Sentra Kawasan Industrialisasi. Jurnal Kebijakan Sosek, 5(1), 27-36.
Siregar, R. F., Santoso, J. dan Uju, 2016. Karakterisasi Fisiko Kimia Kappa Karagenan Hasil Degadasi Menggunakan Hidrogen Peroksida. JPHPI. 19(3): 256-266.
S Wulandari, N. S.; Pramesti, R. & Susanto, A. B., 2019. Analisis Parameter Fisika dan Kimia Karagenan Kappaphycus alvarezii Doty 1985 (Florideophyceae: Solieriaceae) dengan Variasi Ekstraksi dari Perairan Bluto. Journal of Marine Research, 8(4), 409-415.
Yasita, D. & Rachmawati, D. I., 2009. Optimasi Proses Ekstraksi pada Pembuatan Karagenan dari Rumput Laut Eucheuma cottoni untuk Mencapai Foodgade.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 AlGhazali Journal of Chemistry and Science Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





