UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH SAWO MANILA (Manikara zapota L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella thypi

Authors

  • Jasmiadi Jasmiadi Universitas Islam Makassar
  • Muhammad Natsir Djide Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Anis Universitas Islam Makassar

Keywords:

kulit buah sawo manila (Manikara zapota L.), Salmonella thypi, Antibakteri

Abstract

Sawo manila (Manilkara zapota L.) termasuk dalam famili Sapotaceae, kandungan senyawa dalam buah sawo meliputi flavonoid, saponin dan tanin. Buah sawo yang masih muda rasanya pahit dan kelat di sebabkan tingginya kandungan tanin, sehingga daya antibakteri buah sawo yang masih muda lebih tinggi dari pada buah sawo yang sudah tua. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol Kulit Buah Sawo Manila (Manilkara zapota L.) terhadap bakteri Salmonella typhi. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 70%, dilanjutkan dengan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan media Nutrient Agar. Nilai KHM ekstrak etanol kulit buah sawo manila bakteri Salmonella typhi adalah 2,5%. Konsentrasi ekstrak kulit buah sawo manila yang digunakan 0,625%, 1,25%, 2,5%, 5%, dan 10%. Diameter hambat aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi diperoleh ekstrak etanol kulit buah sawo manila dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, dan 5% pada bakteri Salmonella typhi menghasilkan masing-masing diameter hambat sebesar 5,90 mm; 6,89 mm; dan 10,95 mm. Hal ini menunjukkan ekstrak kulit buah sawo manila (Manilkara zapota L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi.

Downloads

Published

2024-01-19

How to Cite

Jasmiadi, J., Djide, M. N., & Anis, M. (2024). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH SAWO MANILA (Manikara zapota L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella thypi. Jurnal Farmasi Dan Bahan Alam : FARBAL, 10(2), 67–73. Retrieved from https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/farbal/article/view/1012