UJI AKTIVITAS SPERMATOGENESIS EKSTRAK ETANOL JAHE GAJAH (Zingiber officinale Rosc. Var. officinarum) ASAL KABUPATEN ENREKANG TERHADAP MENCIT (Mus musculus) JANTAN
Keywords:
Antibakteri, Rimpang jahe gajah (Zingiber officinale Rosc. var. officinarum), Spermatozoid, MotilitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas spermatogenesis ekstrak etanol rimpang jahe gajah (Zingiber officinale Rosc. var. officinarum) dosis 22,4 mg/20 g BB asal kabupaten Enrekang terhadap mencit (Mus musculus) jantan. Ekstrak etanol rimpang jahe gajah diekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas spermatogenesis ekstrak etanol rimpang jahe gajah dilakukan dengan menghitung nilai motilitas, viabilitas dan morfologi spermatozoid mencit jantan. Hasil peneilitian aktivitas spermatogenesis ekstrak etanol rimpang jahe gajah dengan dosis 22,4 mg/20 g BB menunjukan nilai rata-rata motilitas spermatozoid mencit jantan dengan kategori 0, 1, 2 dan 3 berturut-turut adalah 33,914%; 26,54%; 22,982% dan 16,564%, sedangkan setelah pemberian Na.CMC 1% berturut-turut adalah 7,99%; 7,71%; 35,06% dan 49,24%. Nilai viabilitas spermatozoid hidup pada mencit yang diberi ekstrak rata-rata 33,86%, sedangkan kelompok kontrol sebesar 90,58%. Nilai morfologi spermatozoid mencit yang diberi ekstrak memiliki nilai morfologi abnormal yaitu rata-rata 71,38%, sedangkan kelompok kontrol yaitu rata-rata 31,694%. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol rimpang jahe gajah dengan dosis 22,4 mg/20 g BB asal Kabupaten Enrekang berpengaruh dalam menurunkan aktivitas spermatogenesis berdasarkan nilai motilitas (gerakan) spermatozoid kategori 3 diperoleh 16,564% lebih kecil dari normal fertil (≥40%); viabilitas spermatozoid (hidup) sebesar 15,10% yang masih kurang dari normal fertil (28,57%); dan morfologi spermatozoid abnormal yaitu 71,38% jauh lebih besar dari 20% menunjukkan infertil.
