PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK PROPOLIS DALAM SEDIAAN KRIM JERAWAT TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acnes
Keywords:
konsentrasi, krim, propolis, Propionibacterium acnesAbstract
Telah dilakukan penelitian berjudul Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Propolis dalam Sediaan Krim Jerawat terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes yang bertujuan memformulasi ekstrak propolis menjadi sediaan krim jerawat dan menentukan konsentrasi efektif ekstrak propolis dalam krim jerawat yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Metode penelitian ini menggunakan ekstrak propolis yang diperoleh melalui maserasi menggunakan cairan penyari etanol 70%, kemudian dirotavapor, ekstrak yang dihasilkan diformulasi menjadi krim jerawat dengan konsentrasi 1%, 2% dan 4%, pengujian daya hambat antimikroba dengan metode difusi agar menggunakan kertas cakram, dan pengukuran daerah hambatan menggunakan mistar geser. Hasil pengamatan dan analisis data statistik menunjukkan bahwa pengukuran diameter hambatan krim jerawat ekstrak propolis meningkat dengan peningkatan konsentrasi ekstrak propolis masing-masing 1%, 2% dan 4% adalah 6,55 mm, 8,31 mm, dan 11,03 mm, berdasarkan uji statistik ada pengaruh yang nyata perlakuan terhadap diameter daerah hambatan, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) menghasilkan perbedaan yang nyata pada taraf 5% antara 3 konsentrasi ekstrak propolis 1%, 2%, dan 4% dengan kontrol positif, begitupun antara sediaan 1% dan 4%. Pada penelitian ini, konsentrasi efektif ekstrak propolis dalam krim jerawat yang dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes adalah 1%.
