ANALISIS KEEFEKTIFAN BIAYA PENGOBATAN DISPEPSIA DENGAN TERAPI TUNGGAL RANITIDIN DAN TERAPI KOMBINASI RANITIDIN-OMEPRAZOL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2010

Authors

  • Washliaty Sirajuddin Universitas Islam Makassar
  • Rina Herowati Universitas Setia Budi Surakarta
  • Gunawan Pamudji Universitas Setia Budi Surakarta

Keywords:

dispepsia, ranitidin, cost effectiveness

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit yang sering ditemui dimasyarakat, 1 dari 10 orang dapat terkena dispepsia. Penatalaksaan dispepsia harus bersifat cost-effective dengan obat penekan asam lambung yang direkomendasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan biaya pengobatan dispepsia menggunakan obat ranitidin tunggal dan kombinasi ranitidin-omeprazol pada pasien dispepsia rawat inap.

Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Biaya yang dihitung adalah biaya medik langsung yang meliputi biaya jasa sarana, biaya jasa pelayanan, biaya bahan dan alat habis pakai, biaya obat antidispepsia, dan biaya tambahan. Efektivitas terapi diukur dengan menghitung persentase jumlah pasien yang mencapai target hilang gejala. Analisis dilakukan dengan uji non parametrik Kolmogorov Smirnov kemudian dilanjutkan dengan uji t untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan signifikan biaya medik langsung antara dua kelompok terapi. Analisis keefektifan biaya diperoleh dengan menghitung nilai ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) dengan membandingkan biaya rata-rata tiap jenis kelompok dengan efektivitas terapi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama terapi pasien hingga hilang gejala adalah ≤ 4 hari. Dari analisis statistik dengan uji t menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan biaya medik langsung antara dua kelompok terapi. Dari perhitungan diperoleh nilai ACER kelompok terapi tunggal ranitidin lebih kecil yaitu Rp. 630.109 dibandingkan dengan kelompok terapi kombinasi ranitidin-omeprazol yaitu Rp. 772.110, sehingga disimpulkan bahwa kelompok terapi tunggal ranitidin lebih cost effective dibandingkan dengan kelompok terapi kombinasi ranitidin-omeprazol. 

Downloads

Published

2022-12-20

How to Cite

Sirajuddin, W., Herowati, R., & Pamudji, G. (2022). ANALISIS KEEFEKTIFAN BIAYA PENGOBATAN DISPEPSIA DENGAN TERAPI TUNGGAL RANITIDIN DAN TERAPI KOMBINASI RANITIDIN-OMEPRAZOL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2010. Jurnal Farmasi Dan Bahan Alam : FARBAL, 1(2), 61–68. Retrieved from https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/farbal/article/view/261