EFEK ANTIOKSIDAN MINYAK KEMIRI (Aleurites moluccana L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-DIPHENYL-2-PICRYLHYDRAZIL)
Keywords:
uji antioksidan, minyak kemiri, DPPHAbstract
Telah dilakukan penelitian tentang uji antioksidan minyak kemiri (Aleurites molucana L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antioksidan dariminyak kemiri. Pengujian antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picryl-hydrazil). Yang diawali dengan cara pengepresan, kemudian minyak yang didapat diuji antioksidan secara kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji kuantitatif didapatkan dengan mengukur absorbansi pada panjang gelombang DPPH yaitu 516 nm sehingga diperoleh adanya korelasi yang bermakna antara konsentrasi larutan uji dengan % peredaman. Nilai IC50 pada minyak kemiri pada 0 menit, 30 menit, dan 60 menit mencapai 1660 ppm, 1650 ppm, dan 1340 ppm. Sedangkan pembanding vitamin E mencapai nilai IC50 pada waktu 0 menit, 30 menit, dan 60 menit secara berturut-turut 68 ppm, 41 ppm, 45 ppm. Senyawa dikatakan sebagai antioksidan sangat kuat jika nilai IC50 bernilai < 50 µg/ml, kuat jika nilai IC50 bernilai 50-100 µg/ml, sedang jika nilai IC50 bernilai 101-150 µg/ml dan lemah jika nilai IC50 bernilai > 150 µg/ml. Penelitian yang didapat menunjukkan antioksidan pada minyak kemiri sangat lemah.
