UJI TOKSISITAS AKUT INFUSA KOMBINASI DAUN PALIASA (Kleinhovia hospita L) DENGAN DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Rutz & Pav) PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus)
Keywords:
daun paliasa, daun sirih merah, LD50Abstract
Penelitian tentang uji toksisitas akut infusa kombinasi daun paliasa (Kleinhovia hospita L.) dengan daun sirih merah (Piper crocatum Rutz & Paz) dengan tujuan untuk menentukan nilai LD50 akut infusa kombinasi daun paliasa (Kleinhovia hospita L.) dengan daun sirih merah (Piper crocatum Rutz & Paz) telah dilakukan. Kombinasi daun paliasa dengan daun sirih merah dibuat dengan metode infusa. Hewan uji yang digunakan adalah 60 ekor mencit jantan yang dibagi 6 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor mencit jantan. Kelompok I adalah kontrol negatif yang diberi air suling. Kelompok II, III, IV, V masing-masing diberi kombinasi infusa daun paliasa dengan daun sirih merah perbandingan (15% : 4%; 14,5% : 4,5%; 14% : 5%; 13,5% : 5,5%; 13% : 6%). Pemberian dilakukan secara oral kemudian diamati gejala efek toksik mulai menit ke 5 hingga menit ke 240 serta jumlah mencit yang mati hingga hari ke 14. Kelompok V dan VI mulai nampak gejala toksik yang frekuensi lebih besar hingga menyebabkan kematian. Nilai LD50 infusa daun paliasa adalah 4,334 g/kg BB dengan konsentrasi 13,5% yang dikategorikan toksisitas sedang, dan nilai LD50 daun sirih merah adalah 1,934 g/kg BB dengan konsentrasi 6% yang dikategorikan toksisitas sedang.
