UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KECAMBAH KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.-Plantula) MENGGUNAKAN RADIKAL BEBAS DPPH
Keywords:
antioksidan, kecambah kacang hijau (Phaseolus radiatust L. Plantula), DPPHAbstract
Penelitian uji aktivitas antioksidan kecambah kacang hijau dengan menggunakan DPPH telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak n-heksan, ekstrak etil asetat dan ekstrak metanol kecambah kacang hijau (Phaseolus radiatus L.-Plantula) menggunakan radikal bebas DPPH (N,N-Difenil-N-Pikrilhidrazil). Ekstraksi kecambah kacang hijau dengan metode maserasi menggunakan pelarut dengan kepolaran bertingkat yaitu n-heksan, etil asetat dan metanol. Ekstrak yang diperoleh masing-masing ditentukan aktivitas antioksidan menggunakan radikal bebas DPPH (N,N-Difenil-N-Pikrilhidrazil) dengan metode spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 500 nm. Hasil analisis diperoleh nilai rata-rata IC50 ekstrak n-heksan 731,552 µg/mL, ekstrak etil asetat 333,060 µg/mL dan ekstrak metanol 177,775 µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kecambah kacang hijau memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong sangat lemah untuk ekstrak n-heksan dan ekstrak etil asetat sedangkan ekstrak metanol tergolong lemah.
