Potensi Sediaan Gel Pasta Gigi Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana) Sebagai Antiplak
Keywords:
biji alpukat, karies gigi, gel pasta gigiAbstract
Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang umum terjadi di masyarakat dari berbagai kalangan usia. Berdasarkan hasil penilitian sebelumnya bahwa biji alpukat memiliki daya hambat dan tergolong sangat kuat terhadap bakteri Streptococcus mutans. Biji alpukat mengandung flavonoid, alkaloid dan tannin yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans sebagai penyebab utama karies gigi. Ekstrak etanol biji alpukat diformulasikan menjadi gel pasta gigi dengan variasi konsentrasi carbopol 940®sebagai basis gel.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pada konsentrasi berapa carbopol 940® dapat menghasilkan gel pasta gigi yang baik pada ekstrak biji alpukat.Ekstrak biji alpukat diformulasikan dalam 3 formula dengan konsentrasi carbopol 940®sebagai basis yaitu pada formula 1 dengan konsentrasi carbopol 1%, formula 2 dengan konsentrasi 1,5%, dan formula 3 dengan konsentrasi2%. Evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, Uji daya sebar, viskositas dan sifat alir. Hasil pengamatan organoleptik didapatkan sediaan gel pasta gigi berwarna coklat muda berbau khas mint dengan konsistensi yan kental. Hasil pengujian pH gel pasta gigi dengan rentang4 – 6,86, hasil pengujian daya sebar dengan rentang 4,8 – 5,5 cm, hasil pengujian viskositas dengan rentang 25– 26,5 ps dan sifat alir menunjukkan pseudoplastis. Ekstrak etanol biji alpukat (Percea americana) dapat diformulasi dalam bentuk gel pasta gigi pada konsentrasi carbopol 1%, 1,5 % dan 2 %. Dari hasil evaluasi sediaan gel pasta gigi, semua formula memenuhi syarat untuk pengujianorganoleptis, homogenitas, pH, Uji daya sebar dan viskositas.
