UJI AKTIVITAS FORMULA GEL EKSTRAK ETANOL DAUN KOPASANDA (Chromolaena odorata L.) SEBAGAI OBAT LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctalagus cuniculus)
Keywords:
gel, kopasanda, luka sayatAbstract
Uji aktivitas ekstrak etanol daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) sebagai obat luka sayat pada kelinci (Oryctalagus cuniculus) telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas formulasi gel ekstrak etanol daun kopasanda terhadap luka sayat pada kelinci (Oryctolagus cuniculus.). Metode penelitian ini meliputi ekstraksi daun kopasanda maserasi menggunakan cairan penyari etanol 96%, formulasi gel daun kopasanda dengan variasi konsentrasi ekstrak 5% (F1), 10% (F2), 15% (F3), dan basis gel sebagai kontrol negatif, penyayatan punggung kelinci secara aseptik sepanjang 3 cm dengan kedalaman 2 mm, pengolesan gel sebanyak 0,1 gram tiga kali sehari sampai luka sembuh total. Dilakukan pengamatan waktu penyembuhan luka. Hasil penelitian dan analisis statistik dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap menunjukkan bahwa sediaan gel daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) dapat menurunkan dan menyembuhkan luka sayat pada kelinci dengan formula paling efektif adalah F3.
