PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK n-HEKSAN DAN EKSTRAK ETANOL BUAH JERUK PAMELO (Citrus maxima (Burm) Merr.) ASAL KABUPATEN PANGKEP DENGAN METODE DPPH

Authors

  • Nur Alim Universitas Islam Makassar
  • Tahirah Hasan Universitas Islam Makassar
  • Nur Fakhira Is'ad Universitas Islam Makassar

Keywords:

antioksidan, DPPH, Citrus maxima (Burn) Merr

Abstract

Jeruk  pamelo banyak dibudidayakan oleh masyarakat Pangkep Sulawesi Selatan yang memiliki rasa yang manis dan diketahui memiliki kandungan vitamin C, fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai IC50 ekstrak n-heksan dan ekstrak etanol buah jeruk pamelo asal Kabupaten Pangkep  dengan metode DPPH. Simplisia buah jeruk pamelo di ekstraksi secara bertingkat menggunakan cairan penyari n-heksan dan etanol 70% dengan cara maserasi. Pengujian aktivitas antioksidan terhadap radikal bebas DPPH dianalisis menggunakan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 515 nm. Hasil analisis menunjukan IC50 ekstrak n-heksan dan ekstrak etanol buah jeruk pamelo diperoleh nilai IC50 sebesar 695,7653 µg/mL dan 608,9312 µg/mL. Kesimpulan penelitian, ekstrak n-heksan dan ekstrak etanol buah jeruk pamelo berpotensi sebagai antioksidan.

Downloads

Published

2024-01-16

How to Cite

Alim, N., Hasan, T., & Is’ad, N. F. (2024). PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK n-HEKSAN DAN EKSTRAK ETANOL BUAH JERUK PAMELO (Citrus maxima (Burm) Merr.) ASAL KABUPATEN PANGKEP DENGAN METODE DPPH. Jurnal Farmasi Dan Bahan Alam : FARBAL, 10(1), 25–32. Retrieved from https://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/farbal/article/view/991