UJI AKTIVITAS AFRODISIAKA DEKOKTA AKAR TANAMAN KAMANDRAH (Croton tiglium L.) PADA MENCIT (Mus musculus) JANTAN
Keywords:
kamandrah (Croton tiglium L.), afrodisiakaAbstract
Penelitian uji aktivitas afrodisiaka dekokta akar tanaman kamandrah (Croton tiglium L.) asal Desa Tabo-tabo Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan telah dilakukan pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas afrodisiaka pada mencit jantan. Penelitian dilakukan menggunakan metode ekstraksi dekokta dan menggunakan hewan uji sebanyak 30 ekor mencit dibagi dalam lima kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari tiga ekor mencit jantan dan tiga ekor mencit betina. Kelompok I diberi air suling sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, dan IV diberi ekstrak akar tanaman kamandrah masing-masing 13 mg/kg BB, 26 mg/kg BB dan 39 mg/kg BB, dan kelompok V diberi suspensi Yohimbe Bark 64,81 mg/kg BB sebagai kontrol positif. Pemberian dilakukan dengan cara peroral pada mencit jantan untuk masing-masing kelompok pengamatan dilakukan dengan menghitung jumlah frekuensi kawin selama 7 hari. Data hasil analisis statistik bahwa ekstrak dekokta akar tanaman kamandrah dengan dosis 13 mg/kg BB, 26 mg/kg BB dan 39 mg/kg BB memiliki aktivitas afrodisiaka terhadap mencit jantan.
