Pengaruh pemberian ekstrak etanol lignum batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) Asal Kalimantan Timur terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus)

Pengaruh pemberian ekstrak etanol lignum batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) Asal Kalimantan Timur terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus)

Authors

  • Rika wardayani Rika wardayani Universitas Islam makassar

Abstract

Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Hormon insulin di dalam tubuh dapat meninmbulkan hiperglikemia dan hipoglikemia. Hiperglikemia karena insulin mengalami defesiensi (kekurangan) yang berarti kadar glukosa dalam darah tinggi, dan bila kadar glukosa dalam darah terlalu rendah disebut hipoglikemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol lignum batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih. Tikus putih yang digunakan diadaptasikan terlebih dahulu, tidak di beri pakan selama 8 jam namun tetap diberi minum, kemudian diukur kadar glukosa darah awal untuk memperoleh kadar gula darah awal dengan cara mengambil darah melalui vena lateralis pada ekor. Selanjutnya dibagi secara acak ke dalam 5 kelompok perlakuan kemudian tiap kelompok diberikan perlakuan selama 7 hari, lalu diberi glukosa 20% secara oral, kemudian dilakukan pengukuran kadar glukosa darah sebanyak 3 kali dengan interval waktu 60 menit, pada menit ke 60, 120 dan 180. hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bajakah tampala dengan dosis 25 mg/kg BB, 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB pada tikus memiliki yang sangat berbeda nyata dengan kontrol negatif Na-CMC 1% dan tidak berbeda nyata dengan kontrol positif glibenklamid. Dosis 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB memiliki efek dalam mempertahan kadar glukosa darah pada tikus puih yang telah di induksi glukosa darah 20%.

 

KEYWORD
Lignum Batang Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.); Glukosa darah; Induksi Glukosa 20%,

Published

2024-06-10