Standardisasi Pengukuran parameter Nonspesifik simplisia dan ekstrak etanol Biji kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A.)
DOI:
https://doi.org/10.59638/junomefar.v4i2.1411Keywords:
Kopi Robusta, Standardisasi, SimplisiaAbstract
Standardisasi bahan baku obat (simplisia maupun ekstrak) dimaksudkan untuk menjamin kualitas, keamanan, dan kemanfaatan obat yang akan dibuat. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data parameter non spesifik simplisia dan ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex A.). Standardisasi pengukuran parameter non spesifik simplisia biji kopi robusta meliputi pengujian, kadar air, kadar abu, dan cemaran logam Cd dan Pb. Biji kopi robusta yang telah diolah menjadi simplisia kemudian dilakukan pengujian parameter non spesifik pada simplisia biji kopi robusta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kopi robusta memiliki bobot jenis 1,01 g/mL, kadar air simplisia 9,67% (sesuai standar), namun kadar air ekstrak masih tinggi (23,37%). Kadar abu simplisia 4,35% dan ekstrak 12,82% menandakan kandungan mineral yang wajar, serta susut pengeringan simplisia 9,67% berada dalam batas yang diterima. Namun, kadar cemaran kadmium (Cd) melebihi batas aman, sehingga perlu pengendalian lebih lanjut, sedangkan cemaran timbal masih dalam batas standar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Novem Medika Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

