Uji Aktivitas Antibakteri Esktrak Biji Lada Hitam (Piper nigrum L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Shigella Disentri
DOI:
https://doi.org/10.59638/junomefar.v4i2.1535Keywords:
Antibakteri, Arthocarpus heterphyllus L., , obat kumur , Strepcocus mutansAbstract
Daun Nangka memiliki potensi antibakteri sehingga dapat diformulasikan menjadi sediaan obat kumur. Tujuan penelitian ini yaitu utuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan Obat Kumur ekstrak etanol Daun Nangka (Arthocarpus heterphyllus L.) terhadap Streptococcus mutans. Daun Nangka diekstraksi mengguakan metode maserasi dengan cairan penyari etanol 70%. Hasil penelitian diperoleh nilai Konsentrasi Hambat Minimum yaitu 0,8%. Formulasi sediaan Obat Kumur ekstrak daun Nangka dibuat dengan empat variasi konsentrasi F1: 2%, F2: 3%, F3: 4%. Uji daya hambat mengguakan media MHA dengan metode difusi agar. Hasil uji aktivitas menunjukkan sediaan Obat Kumur ekstrak etanol daun Nangka dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan rata-rata diameter zona hambat yaitu F1: 1,04 mm, F2: 1,02 mm, F3: 0,90 mm K(+): 2,22 mm dan K(-): 0. Uji pH diperoleh 9,0 pH. Sediaan obat kumur yang memiliki efektivitas daya hambat paling tiggi terhadap bakteri streptococcus mutans adalah konsentrasi 2% yang terdapat pada formula 1
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Novem Medika Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

