Uji Efek Minyak Kuda (Equus caballus) Terhadap Luka Bakar pada Kelinci (Ortytolagus cuniculus)
DOI:
https://doi.org/10.59638/junomefar.v4i3.1853Keywords:
Equus caballus, kelinci, luka bakar, minyak kudaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak kuda (Equus caballus) dalam mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat satu pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka kejadian luka bakar serta kebutuhan akan alternatif terapi alami yang efektif dan ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang melibatkan lima ekor kelinci, masing-masing diberi luka bakar berdiameter ±2 cm. Perlakuan dibagi menjadi lima kelompok: pemberian minyak kuda murni (100%), minyak kuda dengan konsentrasi 20%, 10%, bioplacenton sebagai kontrol positif, serta tanpa pengobatan sebagai kontrol negatif. Aplikasi dilakukan secara topikal sebanyak tiga kali sehari selama 18 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak kuda murni menghasilkan tingkat penyembuhan tertinggi sebesar 90%, diikuti oleh konsentrasi 20% (76,5%) dan 10% (51%). Hasil analisis menggunakan ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Kandungan asam lemak esensial dalam minyak kuda, seperti asam oleat dan linoleat, diduga berperan dalam mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi proses inflamasi. Berdasarkan temuan ini, minyak kuda memiliki potensi sebagai agen topikal alami yang efektif untuk penyembuhan luka bakar ringan serta mendukung pemanfaatan sumber daya lokal dalam pengembangan obat tradisional berbasis hewani.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Novem Medika Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

