Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Kulit dengan Metode Difusi Agar

Authors

  • Rusli Sahide Univewrsitas Muslim Indonesia
  • Melly Febrilia Mahmud Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia
  • Rachmat Kosman Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59638/junomefar.v1i3.567

Keywords:

antibakteri, bakteri infeksi kulit, daun bawang dayak, difusi agar, eleutherine palmifolia (L.) Merr

Abstract

Daun bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) merupakan salah satu tanaman tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan metode difusi agar. Simplisia daun bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% kemudian diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental.  Kemudian dilakukan uji skrining antibakteri dengan konsentrasi 0,2% dan 0,5% menggunakan bakteri Propionibacterium acne, Staphylococcus aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Setelah itu dilanjutkan uji nilai KHM, uji nilai KBM dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar. Hasil pengujian skrining antibakteri pada konsentrasi 0,5% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Nilai KHM yang diperoleh yaitu 0,25% pada bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Nilai KBM 1% untuk bakteri Propionibacterium acne dan 2% untuk Staphylococcus epidermidis. Hasil pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar diperoleh diameter zona hambat terbesar pada konsentrasi 10% pada bakteri Propionibacterium acne dengan diameter zona hambat 15,42 mm dan Staphylococcus epidermidis dengan diameter zona hambat 16,21 mm.

Downloads

Published

2023-08-31

Issue

Section

Articles