Hubungan Antara Risiko Kejadian Venous Thromboembolism (VTE) Dengan Penggunaan Kontrasepsi Oral Pada Wanita Usia Produktif
DOI:
https://doi.org/10.59638/junomefar.v1i2.597Keywords:
kontrasepsi oral, terapi hormon, venous thromboembolism, wanita produktifAbstract
Venous thromboembolism (VTE) merupakan salah satu penyebab perkembangan trombosis pada pembuluh darah dimana pemakaian terapi hormon termasuk sebagai faktor risiko untuk penyakit ini. Namun, hingga saat ini masih belum banyak diteliti terkait hubungannya dengan pemakaian terapi hormon salah satunya penggunaan kontrasepsi oral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara risiko kejadian VTE dengan penggunaan kontrasepsi oral dan mengetahui hubungan antara variabel tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), usia, dan lama pemakaian dengan risiko kejadian VTE. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan case-control. Analisis hubungan menggunakan chi-square yang dilaksanakan pada bulan April 2022–Mei 2022. Sebanyak 48 responden wanita produktif yang menggunakan kontrasepsi oral di Desa Tegalweru diukur risiko kejadian VTE dengan menggunakan skor Wells. Hasil analisis hubungan ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan antara risiko terjadinya VTE dengan pemakaian kontrasepsi oral (p-value=0,732); tidak terdapat hubungan antara IMT (p-value=0,663) dan lama pemakaian (p-value=0,569) dengan risiko terjadinya VTE. Namun, dalam penelitian ini ditemukan bahwa terdapat hubungan antara tekanan darah (p-value=0,049) dan usia (p-value=0,022) dengan risiko kejadian VTE. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlu monitoring lebih lanjut terhadap penggunaan kontrasepsi oral terutama pada pemeriksaan tekanan darah dan usia pengguna agar risiko kejadian VTE tidak terjadi di kemudian hari.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Novem Medika Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

