Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Benalu Batu (Begonia medicinalis) Asal Kabupaten Enrekang Dengan Metode DPPH dan ABTS

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU BATU (Begonia medicinalis) ASAL KABUPATEN ENREKANG DENGAN METODE DPPH DAN ABTS

Authors

  • Nur fadillah Sari Universitas islam makassar

Keywords:

Antioxidants, benalu batu, DPPH, ABTS

Abstract

Tanaman benalu batu memeiliki kandungan senyawa flavanoid yang dapat meredam radikal bebas sehingga berpulang sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai IC50 ekstrak etanol daun benalu batu (Begonia medicinalis) dengan metode DPPH dan ABTS. Metode penelitian meliputi ekstrak simplisia daun benalu batu dengan cara maserasi menggunakan cairan penyari etanol 70%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun benalu batu dengan metode DPPH diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 515 nm dan untuk metode ABTS pada panjang gelombang 745 nm. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun benalu batu dengan metode DPPH diperoleh nilai IC50 sebesar 53,4256±0,769 µg/mL dan kemampuan aktivitas antioksidannya 0,05 kali dibandingkan asam askorbat dengan nilai IC50 sebesar 2,7817±0,018 µg/mL. Aktivitas antioksidan dengan metode ABTS diperoleh nilai IC50 sebesar 68,7168±0,110 µg/mL dan kemampuan aktivitas antioksidannya 0,022 kali dibandingkan asam askorbat dengan nilai IC50 0,1525±0,029 µg/mL.  

KATA KUNCI:            Antioksidan; Daun Benalu Batu (Begonia medicinalis); DPPH; ABTS

Published

2024-01-15