PENGARUH DISPENSASI PERKAWINAN DI BAWAH UMUR TERHADAP TINGKAT PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KELAS IA MAKASSAR
Keywords:
Lembaga adat, Tanah ulayat, SengketaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui bagaimana cara bentuk penyelesaian sangketa tanah ulayat oleh Lembaga adat teno Mariorong.2) Mengetahui apa saja kendala penyelesaian sengketa tana ulayat melalui Lembaga adat teno Mariorong.Penelitian ini menggunakan metode penulisan normatif empiris. Yaitu dengan penelitian lapangan dengan melihat fakta-fakta yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung yang menggambarkan keadaan serta fenomena yang lebih jelas yang terjadi berdasarkan peraturan perundang-undangan dan norma-norma hukum yang ditetapkan oleh negara atau pihak yang berwenang yang berlaku kemudian dihubungkan dengan permasalahannya yang akan di teliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaiaan sengketa tanah ulayat ini yaitu tanah yang diklaim oleh saudara Hama Yusuf,Salem Demok dkk di Bukit Krosaghong adalah Tanah Ulayat Masyarakat Teno Mariorong.Tanah Tersebut sebagian besarnya akan dihibahkan demi kepentingan Rumah Ibadah (Mesjid) dan sebagiannya untuk hibahkan untuk pembangunan pasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Eksekusi Madani Indonesia Hukum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



