IMPLEMENTASI PROGRAM PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KAB. LUWU UTARA

Authors

  • Dwi Yulianto Univeristas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/perkamen.v2i4.1610

Keywords:

Inklusi Sosial, Perpustakaan, Strategi Program, Dampak Program

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar mengetahui strategi beserta implementasi program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Utara beserta dampaknya pada suprastruktur masyarakat. Jenis Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan orientasi lapangan. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi inklusi sosial di Sosial Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Utara berjalan sesuai standar program dengan menggunakan langkah antara lain penguatan sinergi stakeholder, komunikasi publik, peningkatan kemampuan, monitoring dan evaluasi sehingga dalam program tercipta kegiatan-kegiatan inklusif perpustakaan dan berdampak pada suprastruktur masyarakat antara lain dalam segi pendidikan, pertanian, keagamaan, budaya, teknologi informasi komunikasi, kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian dampaknya, ada beberapa kelemahan yang ditemukan di lapangan, yakni kekurangan tenaga Pustakawan, kekurangan anggaran dan rangkap jabatan pengelola, sehingga hal-hal demikian perlu dievaluasi secara kompleks untuk efektifitas program dan membuatnya perpustakaan lebih berdampak dengan memberi penekanan-penekanan baik pada program. Hal lain adalah miskomunikasi yang harusnya tidk terjadi antara dinas perpustakaan dengan perpustakaan yang direplikasi secara mandiri hingga inklusi sosial di beberapa perpustakaan desa tak berjalan signifikan.  Maka dari itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Utara perlu mengevaluasi ulang program yang dijalankan untuk membuat perpustakaan lebih berdampak secara luas dan inklusif.

References

Agil Sabani, dkk. (2024). Pentingnya Implementasi Sistem Meritokrasi Dalam Instansi Pemerintahan Indonesia. Aktivisme : Jurnal Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 146.

Hamida, N. A. (2023). Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Menciptakan Knowledge Society,15(1). Pustakaloka,Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 106.

Haryanti, W. T. (2019). Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. TALENTA Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts, 2(2).https://talentaconfseries.usu.ac.id/lwsa/article/view/728, 117.

Hidayat, F. R. (2022). Pemanfaatan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dalam, 29(3). Media Pustakawan, 312.

Karim, A. (2012). Perpustakaan dan Perubahan Sosial, 6(1). Jurnal Iqra', 66.

Mahdi, R. (2023). Kolaborasi Perpustakaan Umum dan Masyarakat dalam Pengembangan Masyarakat, 32(2),. Media Informasi, 224.

Nailul Husna, dkk. (2024). Implementasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Dinas Perpustakaan Kota Jambi. Nazharat : Jurnal Kebudayaan, 30(1)., 108.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles