Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita
Factors Associated with Stunting Incidence in Toddlers
DOI:
https://doi.org/10.59638/asholiscare.v2i1.1582Keywords:
Stunting, tumbuh kembang, Pengetahuan, MP AsiAbstract
Stunting merupakan kondisi anak yang terlalu pendek untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan penelitian ini adalah 1). mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Antara, 2). mengetahui faktor risiko berbagai kondisi kesehatan dan penyakit. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik atau kasus kontrol. Teknik pengambilan sampel: total sampling, atau 54 balita dalam populasi secara keseluruhan. Hasil: Nilai P=0,005 menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan pemantauan tumbuh kembang. Nilai P=0,001 menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan pengetahuan ibu. Nilai P=0,004 menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara prevalensi stunting dengan pemberian ASI eksklusif. Nilai P=0,001 menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kejadian stunting dengan pemberian makanan pendamping ASI. Selain itu, terdapat hubungan antara kejadian stunting dengan pemenuhan gizi ibu hamil dengan nilai P=0,002. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara kejadian stunting pada balita dengan pemantauan tumbuh kembang, pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI, dan pemenuhan gizi ibu hamil. Saran dari BAH penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu keperawatan anak dan menambah literatur khususnya mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting