The Relationship Between Cigarette Smoke Exposure And The Incidence Of Acute Respiratory Infections (ARI) In Toddlers In The Btn Antara Health Center Working Area.
Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Btn Antara
DOI:
https://doi.org/10.59638/asholiscare.v2i2.1646Keywords:
ISPA, Paparan asap rokok, BalitaAbstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ialah kondisi yang mengganggu saluran pernapasan bawah dan atas, yang bisa disebabkan oleh jamur, bakteri, atau virus. Infeksi saluran pernapasan, yang bisa berlangsung hingga 14 hari, masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan sebab termasuk penyebab utama penyakit serta kematian di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara insiden Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan paparan asap rokok pada anak balita yang berada di wilayah pelayanan Puskesmas BTN Antara, Kota Makassar, selama tahun 2025. Metode kajian ini termasuk “kuantitatif observasional analitik” dengan pendekatan “retrospektif”. Sampel yang dipergunakan jumlahnya 30 orang dengan menggunkan teknik “covenience sampling” Serta memakai “uji chi-square”. Sesuai dengan hasil kajain, di ketahui jika mayoritas balita yang terkena paparan asap rokok sejumlah 17 balita. Berdasarkan analisis memakai pengujian chi-square, didapat nilai signifikansi senilai 0,001, yang memperlihatkan jika nilai p di bawah 0,05. Hal tersebut mengindikasikan adanya keterkaitan yang signifikan menurut statistik diantara paparan asap rokok pada balita di area tugas Puskesmas BTN Antara dengan kejadian ISPA. Diharapkan, temuan ini mampu memperluas wawasan orang tua mengenai efek negatif paparan asap rokok pada kesehatan saluran pernapasan anak-anak mereka. Selain itu, hasil ini juga diharapkan menjadi landasan ilmiah yang kuat dalam merancang dan melaksanakan program intervensi kesehatan yang tepat dan efektif, dengan tujuan menurunkan prevalensi ISPA pada balita di wilayah tersebut.