Komunikasi Digital Humas Perumda Tirta Musi Palembang Unit Karang Anyar dalam Meningkatkan Transparansi Publik melalui Call Center guna Merespon Pelayanan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.55638/jcos.v8i2.2121Keywords:
komunikasi digital, Humas keterbukaan publik, Call Center, Perumda Tirta Musi, Layanan masyarakatAbstract
Komunikasi digital pemerintah dalam meningkatkan informasi dan reaksi layanan. Perumda Tirta Musi Palembang, sebagai sebuah badan usaha milik daerah yang menyediakan layanan air bersih, menghadapi tantangan besar dalam menjaga keterbukaan, akuntabilitas, dan respons terhadap warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi digital yang dilakukan oleh humas Perumda Tirta Musi, khususnya unit Karang Anyar, dalam memaksimalkan call center sebagai alat untuk keterbukaan publik dan respons terhadap layanan masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahapan pengurangan data, penyajian data, serta penarikan dan pemastian kesimpulan. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi organisasi serta teori komunikasi dua arah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa call center Tirta Musi menjadi bagian dari strategi komunikasi digital humas sebagai saluran utama untuk pengaduan, informasi, dan edukasi publik. Komunikasi digital ini memperkuat keterbukaan dengan memberikan informasi terkini tentang infrastruktur (seperti perbaikan pipa dan pemadaman) serta merespons dengan cepat keluhan dari masyarakat, yang terlihat dalam kasus perbaikan darurat kebocoran pipa serta pemadaman air.
References
DAFTAR PUSTAKA / REFERENCES
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2000). Effective public relations (8th ed.). New Jersey: Prentice Hall.
Coombs, W. T. (2015). Ongoing crisis communication: Planning, managing, and responding (4th ed.). Thousand Oaks: Sage.
Effendy, O. U. (2017). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fearn-Banks, K. (2017). Crisis communications: A casebook approach (5th ed.). New York: Routledge.
Grunig, J. E., & Hunt, T. (1984). Managing public relations. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Heath, R. L. (2010). The SAGE handbook of public relations. Thousand Oaks: Sage Publications.
Kent, M. L., & Taylor, M. (2002). Toward a dialogic theory of public relations. Public Relations Review, 28(1), 21–37.
Kriyantono, R. (2020). Public relations & crisis management. Jakarta: Prenadamedia Group.
Laksamana, A. (2020). Manajemen pengaduan dalam pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 115–128.
Mulyana, D. (2015). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Putra, A. R. (2021). Peran humas dalam pelayanan publik berbasis digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 45–60.
Rahmawati, L., & Prabowo, H. (2022). Strategi komunikasi pelayanan publik di era digital. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(2), 134–148.
Tiana, L. (2023). Manajemen pengaduan masyarakat dalam pelayanan air bersih. Jurnal Administrasi Negara, 11(1), 77–90
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Communication Sciences (JCoS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.

